Percepat Realisasi Oplah 2026 di Kab. Bangka dan Basel, BRMP Babel Lakukan Rapat Koordinasi
BRMP Babel menggelar rapat koordinasi OPLA Tahun Anggaran 2026 pada Jumat, 8 Mei 2026, bertempat di Aula BRMP Babel. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BRMP Babel, Intan Rahayu, S.Si., M.T.; Kelompok Pendampingan Modernisasi Pertanian, Dr. Issukindarsyah, S.P., M.Sc.; Dinas Pertanian Kab. Bangka dan Bangka Selatan serta para penyuluh pertanian yang menjadi Calon lokasi Oplah 2026. Rapat membahas identifikasi kendala dan tindak lanjut Survei Investigasi Desain (SID) OPLA, termasuk evaluasi pelaksanaan OPLA 2025 serta rencana pengembangan OPLA 2026 di luar area yang telah dikontrakkan seluas 786 hektare.
Dalam pembahasan, sejumlah calon lokasi di Kabupaten Bangka menjadi perhatian, antara lain Mendo Barat, Zed, Penagan, Puding Besar, Saing, Tanah Bawah, Labu, Nibung, Pangkalniur, dan Bukit Layang. Beberapa kendala yang mengemuka meliputi vegetasi sedang hingga berat, alih fungsi lahan menjadi sawit, permasalahan irigasi, belum tersedianya saluran tersier, hingga minimnya petani penggarap di sejumlah lokasi. Meski demikian, beberapa wilayah dinilai masih memiliki potensi untuk ditindaklanjuti sebagai lokasi OPLA 2026 maupun rehabilitasi lahan.
Rapat juga membahas kondisi lahan di Kabupaten Bangka Selatan, seperti Pangkalbuluh, Gadung, Serdang, Bikang, dan Tanjung Sangkar. Permasalahan yang ditemukan meliputi lahan tumpang tindih dengan program sebelumnya, banjir, sengketa lahan, vegetasi berat, serta rendahnya minat petani akibat sering mengalami gagal panen. Melalui rapat ini, BBRMP Babel bersama pihak terkait mendorong verifikasi lanjutan, koordinasi dengan instansi teknis, serta pemanfaatan potensi lahan melalui dukungan program OPLA, rehabilitasi, maupun Brigade Pangan.